Cara Membuat Website untuk UMKM dan Mendapatkan Penjualan
Membuat website untuk UMKM bukan sekadar memiliki halaman online — tapi harus dirancang agar membantu mendapatkan penjualan. Berikut panduannya.
Kenapa UMKM Perlu Website?
- Visibilitas — calon pelanggan bisa menemukan bisnis Anda di Google.
- Kredibilitas — website memberi kesan profesional dan terpercaya.
- Saluran penjualan — website bisa melayani pesanan atau inquiry langsung.
- Kontrol penuh — tidak bergantung sepenuhnya pada marketplace atau media sosial.
Langkah-langkah Membuat Website UMKM
1. Tentukan Tujuan
Apakah website untuk menampilkan produk, menerima pesanan, atau sekadar informasi? Tujuan menentukan fitur yang dibutuhkan.
2. Pilih Domain yang Tepat
Gunakan nama bisnis Anda, atau variasinya. Untuk bisnis Indonesia:
- .id / .co.id untuk identitas lokal (lihat Domain .ID dan .CO.ID).
- .com jika nama yang diinginkan tersedia.
Lihat harga domain di halaman harga domain.
3. Pilih Hosting
Mulai dari shared hosting yang sudah cukup untuk UMKM. Pelajari di Apa itu Web Hosting.
4. Buat Website dengan Platform yang Mudah
WordPress adalah pilihan paling populer untuk UMKM karena mudah dikelola. Pelajari Cara Install WordPress.
5. Tambahkan Konten Penting
- Beranda yang jelas menjelaskan apa yang ditawarkan.
- Halaman Produk/Layanan dengan foto dan harga.
- Halaman Kontak (telepon, WhatsApp, email, alamat).
- Tentang Kami — cerita singkat bisnis Anda.
6. Optimasi untuk Penjualan
- Pasang WhatsApp button agar pelanggan mudah menghubungi.
- Tambahkan call-to-action di setiap halaman (misal "Hubungi Kami Sekarang").
- Optimasi untuk Google (SEO) agar bisnis Anda mudah ditemukan (lihat SEO untuk Pemula).
Tips untuk UMKM
- Mulai dari yang sederhana — website satu halaman (landing page) sudah cukup untuk memulai.
- Pastikan website mobile-friendly — mayoritas pengunjung dari ponsel.
- Aktifkan WhatsApp sebagai saluran komunikasi utama.
- Jangan lupa SEO dasar (judul, deskripsi, kata kunci relevan).
Kesimpulan
Website UMKM harus dirancang untuk penjualan, bukan sekadar kehadiran online. Mulai dari domain, hosting, lalu bangun konten yang jelas. Pelajari panduan lengkapnya di Cara Membuat Website untuk Pemula dan SEO untuk Pemula.